Declan Rice kini berada di titik tertinggi dalam karier sepak bolanya. Perannya sebagai jantung lini tengah Arsenal dan Timnas Inggris membuat namanya terus dibicarakan sebagai salah satu gelandang terbaik dunia. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita Arsenal menarik lainnya di ARSENAL NETWORK.

Namun, di balik performa gemilang itu, Rice tetap tampil sederhana dan membumi, jauh dari kesan bintang besar yang haus pujian. Perjalanan Rice tidak instan. Ia memulai kariernya di West Ham United dengan peran yang fleksibel, bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan.
Kerja keras dan konsistensi membawanya menjadi kapten The Hammers dan mengangkat trofi Conference League 2023, sebuah pencapaian bersejarah bagi klub. Transfer mahal ke Arsenal senilai £105 juta sempat menimbulkan ekspektasi besar. Namun Rice menjawabnya dengan performa stabil, kepemimpinan di lapangan, dan etos kerja tinggi yang membuatnya cepat menjadi sosok penting di Emirates Stadium.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Respons Rendah Hati Soal Ballon d’Or
Nama Declan Rice mulai dikaitkan dengan Ballon d’Or, sebuah penghargaan individu paling prestisius di dunia sepak bola. Saat menanggapi isu tersebut, Rice justru merespons dengan candaan khas yang mencerminkan kepribadiannya. Ia menyebut dirinya hanya “Dec dari Kingston”, menegaskan bahwa ia tidak ingin terlalu larut dalam pujian.
Bagi Rice, apresiasi dari fans Arsenal dan West Ham sudah lebih dari cukup. Ia menikmati pengakuan itu sebagai tanda bahwa dirinya berada di jalur yang benar. Dibandingkan dengan pemain terbaik dunia tentu menyenangkan, tetapi bukan sesuatu yang membuatnya lupa diri.
Pendekatan ini menunjukkan kedewasaan mental Rice. Ia memahami bahwa performa di lapangan jauh lebih penting daripada label atau penghargaan individu. Fokus utamanya tetap pada kontribusi nyata untuk tim dan konsistensi permainan.
Baca Juga: Arsenal Melaju Sendirian di Puncak Liga Inggris 2025/2026
Dorongan Keras Mikel Arteta

Perkembangan Rice di Arsenal tidak lepas dari peran Mikel Arteta. Sang manajer dikenal detail dan tegas, termasuk kepada pemain bintang. Di awal musim, Rice bahkan sempat mendapat teguran langsung di kantor Arteta terkait aspek dasar permainannya.
Alih-alih tersinggung, Rice justru menyambut kritik tersebut dengan terbuka. Ia menyadari performanya belum maksimal dan menjadikan masukan itu sebagai motivasi untuk berkembang. Arteta menyoroti detail kecil seperti posisi, intensitas lari, dan penguasaan bola.
Hubungan profesional ini mencerminkan lingkungan kompetitif di Arsenal. Arteta tahu kapan harus menekan pemainnya, dan Rice adalah tipe pemain yang merespons tekanan dengan peningkatan kualitas permainan.
Masa Depan Cerah Bersama Arsenal dan Inggris
Kini Arteta tak ragu memuji Rice sebagai pemain terbaik di posisinya. Ia menilai Rice terus menambah dimensi baru dalam permainannya dan masih memiliki ruang besar untuk berkembang. Ambisi Rice sejalan dengan target Arsenal yang terus memburu gelar Liga Primer.
Selain di level klub, Rice juga diproyeksikan menjadi kapten Timnas Inggris di masa depan. Kepemimpinannya di lapangan, ketenangan, dan konsistensi membuatnya sosok ideal untuk peran tersebut. Dengan kombinasi bakat, kerja keras, dan kerendahan hati, Declan Rice bukan hanya pemain hebat hari ini, tetapi juga figur penting sepak bola Inggris di tahun-tahun mendatang. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita Arsenal menarik lainnya di arsenalnetwork.net.
