Kai Havertz akhirnya kembali merumput bersama Arsenal setelah absen panjang akibat cedera lutut yang memaksanya menepi selama 144 hari. Comeback sang gelandang serang langsung terasa spesial ketika The Gunners menjamu Kairat Almaty di Stadion Emirates pada laga terakhir fase liga Liga Champions.

Meski baru pulih, Havertz tampil penuh percaya diri sejak menit awal. Mikel Arteta menempatkan Havertz sebagai gelandang serang dalam skema 4-1-2-3. Keputusan tersebut terbukti tepat karena pemain asal Jerman itu mampu menjadi penghubung antarlini dengan sangat baik.
Pergerakannya luwes, sentuhan bolanya tenang, dan visi bermainnya langsung memberi warna baru bagi permainan Arsenal. Walau hanya bermain selama 45 menit, kontribusi Havertz sangat signifikan. Ia menunjukkan bahwa kebugarannya sudah kembali, sekaligus membuktikan bahwa dirinya masih menjadi salah satu pemain kunci dalam proyek besar Arsenal musim ini.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Assist Cepat dan Gol Penting di Babak Pertama
Kai Havertz langsung mencatatkan assist pada menit ke-3 lewat umpan matang yang diselesaikan Viktor Gyokeres menjadi gol pembuka. Momen tersebut menandai betapa cepatnya Havertz beradaptasi kembali dengan tempo pertandingan, meski lama absen dari lapangan hijau.
Tak berhenti di situ, Havertz juga mencetak gol pada menit ke-15. Berada di posisi yang tepat, ia menyelesaikan peluang dengan tenang dan akurat. Gol tersebut menjadi bukti naluri menyerang Havertz masih sangat tajam, bahkan setelah melewati masa pemulihan panjang.
Selama babak pertama, Havertz menciptakan tiga peluang emas dan terus merepotkan pertahanan Kairat Almaty. Penampilannya yang dominan membuat Arsenal tampil lebih cair dan agresif dalam membangun serangan.
Baca Juga: Arsenal vs Manchester United: Pertarungan Strategis di Emirates
Arsenal Menutup Fase Liga dengan Rekor Sempurna

Arsenal akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2 atas Kairat Almaty. Selain gol Havertz dan Gyokeres, satu gol lainnya dicetak oleh Gabriel Martinelli pada menit ke-38. Kemenangan ini memastikan The Gunners menyapu bersih seluruh laga fase liga.
Dari delapan pertandingan yang dijalani, Arsenal meraih delapan kemenangan sempurna dan mengoleksi total 24 poin. Hasil tersebut mengantarkan tim asuhan Mikel Arteta lolos langsung ke babak 16 besar sebagai pemuncak klasemen.
Sebaliknya, Kairat Almaty harus puas berada di dasar klasemen dengan raihan satu poin. Meski sempat memberikan perlawanan, perbedaan kualitas dan pengalaman membuat mereka kesulitan menandingi dominasi Arsenal.
Pujian Arteta dan Dampak Besar Havertz untuk Tim
Usai pertandingan, Mikel Arteta tak ragu memberikan pujian setinggi langit kepada Kai Havertz. Ia mengakui bahwa kehadiran Havertz memberikan pengaruh besar terhadap keseimbangan permainan Arsenal, terutama dalam kreativitas dan koneksi antarpemain.
Arteta menyebut Arsenal sangat merindukan sosok Havertz. Menurutnya, kemampuan Havertz dalam membaca ruang, mengalirkan bola, serta instingnya di depan gawang membuat permainan tim jauh lebih hidup dan efektif.
Penampilan impresif tersebut juga mengantarkan Havertz meraih gelar Man of the Match. Comeback manis ini menjadi sinyal positif bahwa Havertz siap kembali menjadi pilar penting Arsenal, baik di Liga Champions maupun kompetisi domestik. Nantikan terus kabar terbaru seputar arsenal menarik lainnya hanya di arsenalnetwork.net.
