Arsenal menjadi pemenang terbesar pada pekan terbaru Liga Inggris 2025/2026 meski tidak turun ke lapangan. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita Arsenal menarik lainnya di ARSENAL NETWORK.

Kesalahan dan hasil imbang para rival justru membuka peluang besar bagi tim asuhan Mikel Arteta. Posisi di puncak klasemen kini semakin aman dengan jarak lima poin dari Manchester City, ditambah satu laga tunda yang masih bisa dimanfaatkan.
Kemenangan Arsenal bisa semakin dekat karena pertandingan berikutnya melawan Liverpool di Emirates Stadium. Jika mampu menang, The Gunners berpeluang memperlebar jarak hingga delapan poin. Konsistensi permainan Arsenal menjadi kunci utama yang membuat tim ini berbeda dari rival-rivalnya.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kondisi ini memperlihatkan bahwa Arsenal kini berada di jalur lurus menuju gelar juara. Semua hasil pertandingan pekan ini memberikan keuntungan besar bagi mereka. Tanpa harus mengandalkan performa rival, Arsenal menunjukkan kestabilan yang jarang dimiliki tim lain musim ini.
Rival Utama Masih Inkonsisten
Manchester City gagal memanfaatkan kesempatan untuk memangkas jarak dengan Arsenal. Bermain di Etihad Stadium, City hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Brighton. Gol penalti Erling Haaland sempat membawa City unggul, namun gol Kaoru Mitoma di babak kedua memaksa hasil imbang.
Kegagalan ini menjadi imbas dari masalah klasik City musim ini, yaitu terlalu boros peluang. Pep Guardiola pun mengakui bahwa timnya kerap kehilangan momentum pada momen krusial. Hasil imbang ketiga secara beruntun membuat persaingan di papan atas semakin terbuka untuk Arsenal.
Tak hanya City, Aston Villa juga gagal memanfaatkan kesempatan. Bermain imbang tanpa gol melawan Crystal Palace, Villa tertahan di posisi yang sama dengan City. Ketidakstabilan performa rival ini semakin menegaskan peluang Arsenal untuk menjaga jarak di puncak klasemen.
Tottenham dan Chelsea Terus Tersandung

Tottenham Hotspur kembali menunjukkan performa rapuh setelah kalah 2-3 dari Bournemouth lewat gol telat Antoine Semenyo. Kekalahan ini menambah tekanan bagi pelatih Thomas Frank dan memperlihatkan bahwa Spurs sulit bersaing di papan atas musim ini.
Sementara itu, Chelsea juga tampil inkonsisten. Bermain dengan 10 orang, The Blues kalah 1-2 dari Fulham di bawah arahan pelatih baru Liam Rosenior. Hasil ini semakin menjauhkan Chelsea dari persaingan gelar, meski memiliki skuad yang mumpuni di atas kertas.
Kondisi kedua tim ini memperkuat kesan bahwa Arsenal benar-benar “melaju sendirian”. Dengan rival yang terus kehilangan poin, jarak di puncak klasemen semakin aman. Konsistensi Arsenal menjadi sorotan utama di tengah kegagalan tim-tim lain bersaing secara serius.
Jalan Arsenal Menuju Gelar Semakin Terbuka
Dengan Manchester City, Aston Villa, Tottenham, dan Chelsea yang terus kehilangan momentum, Arsenal kini berdiri sendirian sebagai tim paling stabil. Posisi di puncak klasemen bukan hanya soal keberuntungan, tetapi juga hasil dari permainan yang konsisten dan manajemen tim yang solid.
Kemenangan melawan Liverpool bisa menjadi momen penting untuk memperkuat dominasi mereka. Dengan peluang memimpin hingga delapan poin, Arsenal semakin dekat dengan gelar Liga Inggris 2025/2026. Strategi Mikel Arteta dalam menjaga konsistensi menjadi faktor penentu keberhasilan musim ini.
Fans The Gunners kini bisa berharap lebih. Dengan rival-rival yang terus tergelincir, jalur menuju juara terbuka lebar. Arsenal tidak hanya memimpin klasemen, tetapi juga menunjukkan tanda-tanda sebagai tim yang matang dan stabil dalam setiap pertandingan. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita Arsenal menarik lainnya di arsenalnetwork.net.
